Date TD 8 Goes To Yogyakarta ^_^

Memanfaatkan liburan 17 Agustus yg jatuh pada hari Senen, bukannya upacara, kita jalan2 ajah. Yey..

Yogyakarta adalah kota yang kita pilih, kenapa? Salah satu faktornya adl krn gw uda lama ga kesana, terakhir waktu SMA kelas 3. It means 10 tahun yg lalu. Lagian bisa dibilang Yogya gak terlalu jauh, untuk jalan2 selama 3 hari masih okelah.

Kita berangkat tgl 15 – 17 Agustus, pergi ber 6, personel kali ini adalah teman2 gereja gw di JPCC. Dan acara jalan2 ini juga sengaja diadakan oleh Komunitas Sel gw (DATE Tanjung Duren 8).

Hari ke 1 (Sabtu, 15 Agst 2015)

Kami ke Yogya naik kereta bisnis dari Pasar Senen (Rp 255,000), berangkat subuh jadwal keberangkatan pukul 06.15. tapi ternyata delay sekitar 1 jam karena kereta dalam perbaikan. Jadi akhirnya jam 7an baru jalan.

Ini pertama kalinya gw naik kereta yang jauh, biasa cuma naik kereta Jakarta-Bekasi. Kesan2nya? Lumayan enak sih sebenernya, pemandangan kanan kiri sawah membentang. cuma karena perjalanan panjang sekitar 8 jam, kita harus bawa cemilan dan makan siang sendiri. Karena sepenglihatan gw, di kereta cuma jual aqua dan pop mie *boleh sebut merk*. Ga tau ya kalau ada kantin or makanan lainnya.. gw ga liat soalnya n ga jalan2 ke gerbong lain juga.

Kita sampai di Yogya hampir pukul 4 sore. Menunggu mobil sewaan yang akan menjemput kami, mobil ini sudah kami booking pd saat kami di Jakarta. Ternyata drivernya namanya Pak Cucuk, bapak ini yg akan mengantar kami keliling Yogya selama 3 hari ini. Total sewa mobil untuk 3 hari ini + Driver + Bensin total Rp 1,220,000 pake new avanza.

Pemberhentian pertama, Soto Kadipiro.. Soto ini terkenal di Yogya krn cabangnya jg banyak. Ada soto ayam dan soto daging, kuahnya bening. Sayang pas kita kesana soto dagingnya habis.. jd kami hanya berkesempatan mencoba soto ayam kampungnya beserta dengan sate2an seperti sate telur puyuh, sate usus, ati ampla dll. Seporsi soto ini hanya 13Rb saja.

Soto Kadipiro

Soto Kadipiro

Selesai makan soto kita mencari martabak Pandega 8 rasa , martabak ini sudah menjadi target kita untuk dicoba karena adanya di Yogya. Walaupun lokasinya agak jauh, tapi bela2in untuk beli bungkus. Kudu banget dicoba.. 8 rasa : silverqueen, nutella, green tea, milo, ovomaltine, toblerone, oreo, keju.  harganya 95Rb. Duh.. ga kebayang deh ni berapa kalori yang masuk setelah melahap ini.

Martabak Pandega 8 Rasa

Martabak Pandega 8 Rasa

Lanjut ke arah Malioboro, Cuma lewatin doank pake mobil.. mengurungkan niat untuk turun krn rame banget dan kita juga ga ada tujuan khusus kesini. Lanjut jalan lagi, akhirnya kita mampir ke 1 toko grosir batik. Beli beberapa potong daster untuk orang rumah, trus lanjut menuju Alun-Alun Selatan Yogya.

Di alun2 ini juga cukup ramai, mungkin karena long weekend. Banyak gerobak2 penjual makanan, dan yg menarik adalah light car. Mobil yang memiliki lampu hias warna warni, cantik sekali. Eitzz jangan salah, mobil ini tidak di gas tp di goes kayak sepeda tp memakai setir mobil dan ada rem nya juga. 1 mobil bisa diisi 4 – 6 orang. Harga 1 kali putaran Rp 50,000/mobil. Sepertinya agak digetok krn musim liburan. T_T

We are Family ^_^

We are Family ^_^

Light Car

Light Car

Habis main lapar lagi, untuk makan malam pilihan jatuh pada Mie Jawa Kadin. Ini juga terkenal di Yogya, ramai sekaliiii… pesanan kita saja keluar setelah 1 jam menunggu. Di resto ini kita makan akan diiringi sebuah group yg menyanyikan lagu2 keroncong. Nice…

Setelah kenyang kita memutuskan untuk check in menuju hotel. Kami menginap di Greenhost Hotel, harga permalamnya Rp 478,000/room. Sampai di hotel kita langsung suka sm suasanannya, ini hotel termasuk dalam green concept building. Sangat nyaman dan memberikan feel yang berbeda. Recommended Hotel!

Greenhost Hotel

Greenhost Hotel

Nice Concept

Green Building.. Very Nice Concept

Hari ke 2 (Sabtu, 16 Agst 2015)

Rencana mau berangkat jam 7 pagi, tapi yaaa.. namanya orang Indonesia yah hahaha.. jam 8an baru berangkat.

Hari ini kami berencana untuk bermain2 air.. tujuan pertama adalah ke daerah Gunung Kidul yaitu Pantai Indrayanti. Perjalanan kurang lebih 2 jam dari hotel.

Sampai di Pantai Indrayanti sekitar pukul 10, berharap nih pantai masih sepi.. tp ternyata kami salah. Pantainya sudah ramaiiiiii.. hikz. Mungkin harus jam 6 pagi ya kalau mau sepi hehe

Pantainya cukup bagus, pasirnya putih dengan ombak besar. Sebenarnya ada tulisan dilarang berenang di pantai ini, mungkin sedikit berbahaya karena ombaknya besar. Tapi masih banyak juga yang berenang. Yahh asal di tepi2 pantai aja ga apa2 kali ya.

Karena pantainya cukup ramai, membuat gw gak gitu nyaman berlama2 dipantai ini. kami foto-foto sebentar menikmati sebatok es kelapa kemudian cabut dari sini. Setelah dari pantai ini kami sempat melewati 1 pantai lagi yg sedikit lebih sepi yaitu pantai Krakal, tp kami hanya lewat saja.

Pantai Indrayanti

Pantai Indrayanti

Tempat tujuan berikutnya adalah Cave Tubing Kalisuci. Krn waktu menunjukan pkl 12.00 dan perut uda krucuk2.. mampirlah dulu kita ke 1 restoran namanya Morojoglo. Menu yang di jual Sop Iga Rp 20,000/porsi dan Ayam Goreng Kremes Rp 17,000/porsi, Es Jeruk Rp 3,000 murah yah… haha

Sampai di lokasi Cave Tubing sekitar pkl 14.00. Cave tubing adalah perpaduan antara Caving (Penelusuran Goa) dan Body Rafting. Ini salah satu yang gw tunggu2. harga tiket per orang Rp 70,000/trip. Untuk trip selama 1,5 – 2 jam.

Karena sedang ramai akhirnya kami harus menunggu sekitar ½ jam sebelum akhirnya memulai petualangan ini. Kami di berikan helm, pelampung, pelindung siku dan lutut. Cukup safety menurut gw.

Kemudian kita jalan kaki menuju lokasi start. Setibanya di lokasi start, kami diberikan briefing sedikit mengenai cave tubing ini, karena nantinya kita masing2 akan menggunakan ban untuk mengarungi Kalisuci ini.

Pada saat start kita boleh turun perlahan menuju sungai nya dan mengambil ban, atau kita bisa lompat dr tebing setinggi 5-6 meter langsung ke sungai (bagi yang berani), salut sm Ko Garth, Ci Mei, n Tre yg akhirnya loncat dan mendarat di air dengan selamat. Hahaha

Poto dulu sebelum start

Poto dulu sebelum start

Petualangan di mulai dengan melewati curaman air yg cukup terjal untuk memasuki gua. Tenang.. mas nya berjaga2 supaya kita ga nyungsep kok. Masuk ke dalam gua, kita harus berbaris, karena ukurannya cukup sempit, hanya bisa dilewati oleh 1 orang. Di dalam gua terdapat sarang kelelawar. Keren.

Maap agak burem

Maap agak burem

Baris dulu mau masuk gua

Baris dulu mau masuk gua

Cave Tubing

Mari buat lingkaran

Keluar dari gua kita turun dari ban dan boleh berenang2 sesukanya, tentunya juga berfoto ria. Terdapat beberapa curam air yang membuat cave tubing ini menjadi sangat seru. Kebayang main arung jeram tetapi memakai ban, kurang lebih spt itu rasanya =) Gak terasa perjalanan berakhir.. di tmpt finish kami berfoto2 lagi, sebelum akhirnya kembali ke basecamp. Eitzzz tunggu dulu.. untuk kembali ke basecamp, kita harus menaiki anak tangga yang cukup curam sekitar 70 derajat, naik tangga kurang lebih selama 10 menit agar bisa dijemput oleh mobil dan kembali ke basecamp. Siap2 ngos2 an hosh hosh.

Sampai di basecamp, kita segera mandi.. kamar mandi disediakan gratis, kalau ramai ya harus ngantri. Setelah mandi, kami juga disediakan makan minum gratis yaitu semangkuk mie atau semangkuk bakso, dan teh manis hangat. Cukup menyegarkan. Thanks Mas2 nya… ga nyesel main cave tubing! Seruuuu banget!

Dari Kalisuci kami balik menuju ke arah kota, memakan waktu perjalanan sekitar 1.5 jam. Target kami untuk makan malam adalah Sate Kalatak. Tapi setelah sampai di tempatnya ternyata tutup. Akhirnya kami memutuskan untuk makan angkringan alias nasi kucing. Sampailah kami di angkringan Gareng Petruk. Makannya tentu pilih2 dahulu, kemudian bayar.. dan pilih spot lesehan yang paling oke.

Ngantrinya panjangggg

Ngantrinya panjangggg

Gak Afdol kalau belum lesehan

Gak Afdol kalau belum lesehan

Nasi Kucing

Angkringan

Hari ke 3 (17 Agustus 2015)

Merdeka!!!

Apa karena 17 Agustusan ya di Yogya banyak Moge dan Harley yang touring??

Hari ini hari terkahir kami di Yogya tapi pesawat kami malam, jadi kami masih punya banyak waktu untuk jalan2. Pagi2 kami packing smua barang dan angkut ke mobil.

Hari ini kami akan off road di Merapi! Yeyy.. perjalanan sekitar 1 jam dari hotel, sampailah di basecamp penyewa jeep untuk lava tour di merapi. Karena kami ber6, jadilah kami menyewa 2 jeep, yang masing2 akan diisi oleh 3 orang + 1 sopir yg tentunya sudah berpengalaman.

Harganya Rp 300,00/jeep untuk rute yang pendek sekitar 1 – 1,5 jam. Driver gw namanya Mas Eko, orangnya jail, ada jalan lurus, dia malah sengaja lewat jalan yg naik turun dan miring drastis. Sukses membuat gw teriak2.

Pada saat lava tour ini banyak debu, gw sampai pakai selampe yg diiket di muka, kacamata dan topi. Okee semakin ketutup semaik baik. Ntr pas mau foto baru dibuka ^_^

Kami mampir di beberapa spot untuk foto dan berhenti di beberapa tempat spt :

  • Museum sisa hartaku : ini adalah rumah penduduk yg gosong kena lahar panas waktu letusan gunung berapi. Motor, alat2 rumah tangga dan semua barang2 yg kena lahar hanya sisa bangkai bisa kita lihat di museum ini.
  • Batu alien, batu yang berbentuk seperti muka seseorang, katanya batu ini tiba2 ada setelah letusan gunung berapi.
  • Bunker : Bunker ini berjarak 4 km dari merapi, sebenarnya adalah tempat perlindungan dari gempa atau asap panas gunung berapi. Pernah ada 2 orang yang mencoba melindungi diri disini dari letusan, tetapi bukan hanya asap panas yang ditimbulkan dari letusan, tetapi juga lahar panas, dan bunker ini tidak bs melindungi mereka dari lahar, akhirnya merekapun meninggal di dalamnya. Hiks sedihnya

Perjalanan berakhir, menurut gw pribadi off road dengan rute pendek sudah cukup. Cape n mabok juga kalau terguncang2 off road lebih dr 1,5 jam. Untung ga ambil rute yang medium atau long.

Off Road

Off Road

Lapar lagi… tentunya kita cari lunch deket sana. Restoran Timbul Roso direkomendasikan oleh si driver jeep, oke segera meluncur. Pas sampai, tempat makannya oke juga. Mirip2 Resto Mang Engking or Resto Sapu Lidi di Bandung. Makannya lesehan di pondok2 gt. Disini kita memesan banyak sekali makanan *kalap* ikan gurame, ikan nila, cumi, sayur asem, tempe tahu, kangkung, sayur lodeh, es kelapa, 2 bakul nasi, apalagi ya lupa pokoknya banyak. Ga boleh terlalu lama makan, krn kita harus cari oleh2 sebelum ke airport.

Restoran Timbul Roso

Restoran Timbul Roso

Gudeg Yu Djum, pemberhentian pertama. gw beli 1 paket gudeg untuk dibawa pulang Rp 75,000. Porsinya lmyn banyak bs makan share 3-4 orang. Gudeg ini rasanya manis sekali, beda sama gudeg yang biasa gw makan di Jkt. Buat yang suka manis mungkin masih oke dengan gudeg ini, tp kl ga suka manis bilangnya sih ga doyan, kurang cocok di lidah.

Bakpia, beli beberapa box bakpia dan cemilan kerupuk2an buat mama dirumah. I love u mama.. haha

Next Pengrajin perak dan batik.

Sebelum ke airport, sempet2nya kita mampir untuk makan malam di 1 restoran (namanya lupa) yang lokasinya dekat dengan bandara, lmyn lah isi perut dlu sebelum meninggalkan Yogya. Drpd makan di airport pilihannya sedikit dan tentunya lebih mahal.

Bye bye Yogya… 3 hari 2 malam serasa kurang, kapan2 balik lagi.. jatuh cinta sama kulinerannya yang enak2 n ramah dikantong ^_^

Perjalanan kali ini kita juga bikin videonya loh berdurasi 10 menit.   video by Tre. Thankyou..

Jalan – Jalan Phuket (22 – 26 April 2015)

Sawaddi Khaaaa… Lagi2 karena adanya tiket promo, jadilah gw berangkat ke Phuket. Karena emang lagi pengen liburan plus kangen laut tapi kalo ke Bali bosen juga. Alhasil pilihan jatuh ke Phuket. Lets gooo!

Tiket Promo Airasia PP seharga Rp 1,430,000. Sebenernya ga murah2 banget ya.. tp lumayan kl dibanding harga normal biasanya 2 jutaan. Akhirnya berangkatlah kita ber4, personel kali ini adalah Gw, Tre, Selvia dan Hendy.

Day 1 (22 April 2015)

Pesawat airasia dari Jakarta ke Phuket sepertinya hanya ada 1 kali penerbangan yaitu pkl 16.00 WIB. Di hari ini agak sport jantung jg, karena paspor Selvia & Hendy bener2 baru bisa jadi sore ini. Resiko paspor gak keluar or ketinggalan pesawat sangat besar>,<. Alhasil dengan pede jaya dan banyak berdoa, mereka ke imigrasi dengan udah bawa koper. untung orang imigrasinya baik, dengan nunjukin tiket pesawat yang bakal berangkat jam 4 sore ini, akhirnya diurusin lah paspor mereka biar lebih cepet. Sekitar jam 1 paspor sudah kelar. Dan mereka langsung otw airport, sedangkan gw sudah di aiport nunggu kabar mereka. Hahaha..

Sampai di Phuket Airport Pkl 18.50. kami mengambil simcard gratis di stand True Move, simcard ini belum ada pulsanya, untuk top up dapat dilakukan di Sevel. Setelah keluar airport, kami sudah di jemput oleh mini van gaul sewaan kami. kenapa gaul? Karena di dalem mobilnya memiliki interior yg sangat keren, plus lighting seperti di tempat dugem. haha.. ini dia mobilnya..

Mini van

Mini Van Gaul

Mobil ini kami sewa dari agent tour, namanya Mr. Puttachat. Tetapi driver yang menjemput kami namanya Mr. Bent. Orangnya baik dan sangat friendly walaupun dengan Bahasa inggris yg sangat alakadarnya tapi gw cukup puas sama pelayanannya. Mobil ini sebenarnya muat untuk 14 orang, tapi kami sewa private hanya ber4, jadi bisa selonjoran donk. Biaya penjemputan ini dari airport ke hotel kami di Patong adl 700 Baht.

Perjalanan dr airport kurang lebih 1 jam, kami akhirnya sampai di hotel @Home Boutique Hotel Patong. Hotel ini kami sewa lewat hotels.com. harga semalamnya Rp. 258rb. Kamarnya cukup bagus, bersih, ada tv, kulkas, brankas, shower air panas, walau sarapannya Cuma ada roti dan sereal, hotel ini cukup recommended sesuai harganya. Lokasinya jg cukup strategis dekat dengan banzaan market dan jungceylon mall tinggal jalan kaki saja. Ke bangla road dan pantai patong jg bisa jalan kaki sekitar 15 – 20 menit.

425530

Kamar di @Home Boutique Hotel

Kami mengurus check in hotel kami untuk 2 malam disini. Kemudian kami bertemu Mr Puttachat yang sudah menunggu kami di lobby Hotel, untuk membayar beberapa paket travel yang sudah kami sepakati sebelumnya via Line, selagi gw masih di Jakarta. Mr. Puttachat ini orangnya baik, gak marah kalau harganya ditawar2, bertanggung jawab dan ternyata banyak orang Indonesia yang order tour dengan dia.

Berikut paket yang kami ambil dengan Mr. Puttachat :

22 April :

pick up at airport by mini bus private for us  : 700 baht/car

23 April :

Phi – phi island tour with speed boat    : 1,150 baht/person

24 April :

Show Fantasea (Transfer Hotel + Dinner AYCE + Show)   : 1650 baht/person

Show Simon Cabaret (Transfer hotel  + ladyboy Show)     : 700 baht/person

25 April :

James Bond Island Tour with Big boat   : 1,150 baht/person

26 April :

1 Day City Tour Phuket + Antar ke Airport   : 2,100 baht/car

Jadi malam itu untuk gw sendiri, gw bayar totalnya 4,650 baht. Kalau di rupiahin jadi Rp 1,869,000.

Setelah urusan Tour selesai, kami beres2 dan segera keluar untuk dinner. Dengan perjalanan yang cukup panjang, kayaknya gw laperrrrrr banget.

Kita jalan kaki ke night market patong yang lokasinya di depan banzaan market. Banyak yang jualan mulai dari sate2an (ada sate crocodile jg loh), mango sticky rice, seafood, sushi dll. Untuk dinner akhirnya kami memesan pad thai 100B, kwetiau 100B, nasi goreng 100B dan tom yum yang enak banget 200B. ini kayaknya kita agak digetok ya harganya tp ya sudahla laperrr.

Sudah kenyang dinner dan jajan, akhirnya kita kembali ke hotel buat istirahat karena besok mau ke phi – phi island jadi harus bangun pagi.

Day 2 (23 April 2015)

Kami bersiap dan menunggu di lobby hotel untuk dijemput 1 day tour ke Phi-phi Island. Sekitar pukul 08.15 akhirnya jemputan datang, menggunakan mini van dan ternyata kami ada lah rombongan terakhir yang dijemput. Mobil tersebut sudah penuh, sebagian adalah bule dan ada 2 orang Surabaya yang akhirnya ngobrol2 bareng kita. Mereka dapat harga tour 1,200B. yey.. murahan kita donk dapetnya 1,150B. Senenggg haha

Kami diantar ke dermaga, sebelum naik speed boat kami diberikan training dulu. kami semua diberikan gelang berwarna biru yang menandakan bahwa kami adalah 1 group. Untuk alat snorkeling free, hanya kaki katak saja yang harus sewa 100B. krn gw ga bs pake kaki katak, jd gw gak sewa deh.

Speed boat berangkat ke Phi – phi Don (kalau ga salah namanya) kita snorkeling disana, ada ikan2 tapi airnya ga gitu jernih, masih bagusan di pulau seribu ya. Dikasih waktu 45 menit untuk snorkeling, tp kayaknya gw Cuma 25 menit trus udahan. Sedangkan si Selvia, Hendy n Tre betah banget itu di laut, kalo ga disuruh naik ke kapal, gak udah2an tuh mereka. Ckckck..

Snorkling

Tempat Snorkeling

Habis snorkeling lanjut sightseeing Monkey Beach, disini ga bs turun Cuma liat monyet2 dari kapal. Banyak banget monyetnya dan sehat2 kali tuh monyet setiap ada turis datang dikasih makan terus. Lempar2in semangka, pisang sampai orange juice di botol, doyan loh dia haha

Dari Monkey Beach lanjut sightseeing ke Viking Cave & pileh Lagoon, ini jg ga turun dari kapal cm sekedar liat2 aja.

Setelah itu kita lanjut di bawa ke pulau untuk lunch. Pulaunya ga tau namanya apa.haha.. tp dipulau ini jg ada tempat souvenir dan ada tukang ice cream yg rasanya enak bgt harganya 50B.

IMG_8064

Lanjut ke Maya Bay, disini berenang lagi.. tempat ini yang suka gw liat fotonya di kalender2. Akhirnya gw datengin jg ^_^ bagus.. tp pas disini sempat hujan gerimis jadi agak menggangu aktifikas berenang kita krn takut kesamber petir.

IMG_8065

Maya Bay

Tujuan terakhir yaitu Khai Nai. Disini kita bisa berenang bersama ikan2 kecil dan lucu, Cuma pasir nya agak kasar dan berkerikil, jadi cukup sakit untuk menapakan kaki. Gw cm berenang sebentar, habis itu duduk2 dibawah umbrella aja. Banyak yang jualan disini, jadi kalau tidak mau berenang bisa nongkrong2 saja sambil minum, atau bisa juga main jet ski. Ohiya biaya duduk di bawah umbrella bayar loh 150B.

Selesai kita kembali ke dermaga, dan dijemput oleh mini van yang sama untuk diantar ke hotel masing2. Kami adalah rombangan pertama yang diantar ke hotel. Senangnyaaa..

IMG_8598

Speed Boat

Sampai hotel langsung beberes karena badan lengket kena air laut. Abis itu keluar lagi cari dinner.

Sebelum dinner kami mampir ke Big C di Jungceylon mall untuk beli jajanan skaligus oleh2, Big C ini kalau di indo seperti Carrefour. Abis belanja akhirnya kami dinner, pilihan jatuh pada jeffer restaurant di jungceylon mall. Pesan pork steak, pasta sampai tom yum dan semuanya enakkkkkkkk dengan porsi besar tp cukup murah. Yg kayak gini nih yang gw demen.

IMG_8029

Big Yummy Tom Yum

Setelah dinner kami kembali ke hotel, untuk taro barang2 belanjaan tadi. Trus istirahat kurang lebih 1 jam dan waktu sudah menunjukan pukul 12 malam. Tenggg.. dan kita jalan lagi keluar menuju Bangla road (red district).

IMG_8088

Bangla Road

IMG_8100

Club @ Bangla

Dengar info2 kalau bangla road mulai ramai sekitar pukul 11 malam hingga jam 6 pagi. Jalan kaki dari hotel menuju bangla sekitar 15 menit, dan ternyata benar saja sampai disana suasana cukup ramai. Club dan bar-bar seakan beradu memutar lagu. Banyak sekali wanita berbikini yang joget2 diatas meja sambil memegang tiang. Tapi kalau gw liat2 mereka jogetnya kayak gak niat ya.. cape kali ya tiap hari begitu.

Setelah menelusuri bangla akhirnya kita memilih 1 café yang ada live music nya. Cafenya ga begitu besar, ada beberapa bule yang joget2 di depan stage. Gw pesen segelas martini, namanya sex on the beach 200B. Rasanya enak.. alkoholnya sepertinya lumayan tinggi sekitar 25%. Selesai minum badan gw berasa hangat semua plus muka gw merah. Emang gw ga bisa minum kayaknya. Hiks..

bangla

Club @ Bangla

Waktu menunjukan pukul 02.00 Pagi, suasana di Bangla masih ramai. tp kita memutuskan untuk balik ke hotel karena berasa udah cape + mata mulai mengantuk.

Day 3 (24 April 2015)

Hari ini boleh bangun siang, setelah dari bangla kemarin sepertinya kami perlu istirahat lebih banyak. Gw bangun sekitar pukul 09.30. langsung beberes karena hari ini jadwalnya adalah kami check out dari hotel dan pindah hotel ke daerah Karon Beach. Kami memilih pindah hotel untuk 2 malam berikutnya karena katanya pantai Karon itu lebih sepi dan lebih private dibanding pantai Patong.

Kami Packing kemudian check out, sebelum berangkat ke karon beach kami lunch dulu di sekitar hotel. Pilihan Jatuh kepada Banzaan market. Banzaan market ini memiliki 2 lantai. Di lantai dasar terdapat pasar modern yang menjual sayur2an, daging, ikan dll sedangkan di lantai atasnya adalah foodcourt dan ada beberapa penjual souvenir.

Kami makan di foodcourt, uniknya disini apabila mau makan, (khusus untuk seafood) kita harus membeli sendiri bahan mentahnya di lantai dasar, bawa ke foodcourt dan kita hanya membayar biaya masaknya saja.

Banyak sekali yang makan lobster disini, kami merasa tertantang juga untuk mencoba. Akhirnya kami turun ke pasar di lantai bawah dan membeli beberapa seafood, antara lain 1 lobster, 3 cumi yg cukup besar dan kerang. Totalnya 950B atau 380Rb.

Kami bawa ke lantai atas untuk dimasak, biaya masak untuk semua seafood tersebut 350B.

Selain itu kami juga memesan 2 nasi goreng nanas @150B, dan 1 tom yum 150B.

Jadi total kami ber4 makan disini adalah : 1,750B atau 700Rb. mahal juga ya, tp makanannya seperti kelas hotel, banyak dan enak.

IMG_8149

Lobster

IMG_8146

Nasi Goreng Nanas

Selesai makan kami pergi ke Jungceylon mall yang lokasinya berseberangan dengan Banzaan Market, kami pergi berbelanja beberapa barang termasuk kacamata hitam untuk Hendy dan Tre. Karena kacamata Tre hilang ketinggalan di kapal waktu pergi ke Phi-phi Island kemarin. T_T Harga kacamata hitam @200B.

Setelah itu kami pergi mencari tuk-tuk menuju Karon. Harga tuk-tuk Patong-Karon 400B. Fixed Price ga bisa ditawar sama sekali. Ya okelah.. toh kita ber4 dengan koper2 besar. =D Kami diantar menuju hotel kami di Karon beach yaitu Phuket Island View Hotel. Hotel ini juga gw booking sebelumnya via Hotels.com. harga semalamnya 490Rb. Hotel ini lebih bagus dari hotel kami di Patong, bersih, ada balkon menghadap pool, bath up, kulkas dll. Di Hotel ini terdapat 3 buah swimming pool. Lokasi nya juga persis di depan pantai Karon, hanya jalan kaki 1 menit menuju pantai.

phuket island

Room @ Phuket Island View Hotel

Kami check in, krn gak mau buang2 waktu di hotel, kami langsung menyebrang ke pantai Karon, benar saja pantainya lebih sepi & private. Ada beberapa bule berjemur disana, malah ada yg topless #wow. kami duduk2 sebentar sambil berfoto ria. Kami menyewa 1 umbrella dengan harga 200B. karena panasnya lumayan nyentrong, bagi gw yang takut item & belang, nyewa umbrella is a must. Haha

IMG_8167

Karon Beach

Sejam kemudian gw dan Tre kembali ke hotel karena kami akan dijemput untuk pergi ke Fantasea Show. Sedangkan Hendy dan Selvi akan pergi ke Simon Cabaret Ladyboy Show. Untuk hari ini kami split perjalanan, karena gw ga terlalu tertarik menonton ladyboy dan sangat penasaran dengan Fantasea yang katanya show paling spectacular di Phuket sampai mendapat penghargaan segala.

Pkl. 17.30 gw dijemput oleh driver dr fantasea. Ternyata gw adalah orang pertama yang di jemput, kemudian kita menjemput beberapa rombongan lagi hingga mobil penuh dan segera menuju Fantasea.

Sampai disana kami menukarkan tiket kami dengan tiket asli untuk entrance. Di Fantasea ini kami mengambil paket yang termasuk Dinner AYCE, jadi kami segera menuju restaurant dan ternyata restaurant ini bessaaaarrrrrr sekali dengan meja2 panjangnya  entah bisa menampung berapa ribu orang. Kami di berikan nomor bangku untuk makan. Penanganannya sangat rapih, padahal begituuuu banyak orang. Kerennn..

IMG_8247

Dinner AYCE

Makanannya cukup enak dan lengkap, lagi2 pork dimana2 haha.. tp ada juga stand khusus makanan halal. Ada pasta, soup, chicken, dessert, jelly ice, dll makanan cukup banyak variasinya walaupun tidak sebanyak seperti makan AYCE di hotel bintang 5.

Selesai makan kami berfoto2 di stand2 jualan yang jg di design sangat unik dengan lighting menarik. Disini kita juga bisa naik gajah. Selesai berkeliling kami sudah harus masuk ke tempat show fantasea, karena pertunjukan akan di mulai jam 9 malam.

IMG_8586

Fantasea

IMG_8587

Entrace Fantasea

Kami mengantri masuk, sebelumnya kami harus menitipkan kamera dan juga HP di tempat penitipan barang. Pengaturan untuk menitipkan barang sangat sangat rapi padahal begitu banyaknya orang. Nanti kita akan dikasih nomor penitipan barang, jadi jangan khawatir barang anda akan hilang =D

Show dimulai, panggung dan area pertunjukan besar sekali. Pertunjukan cukup bagus, seperti drama yang mengisahkan soal Thailand, walaupun gw rada gak mudeng ini maksud dramanya apa. haha Ada tarian2, sulap dll.. lighting, ornament yang mereka pakai keren sekali.. kemudian ada gajah2 juga yang ikut dalam drama tersebut, ada ayam, kambing sampai burung.. itu gimana ngelatihnya ya??

Gw sarankan kalau yg mau nonton ini, misal ada budget lebih bisa ambil di gold seat. Karena lebih dekat dengan panggung pasti lebih seru. Kemaren gw dapat bangku dibelakang paling atas, jadi lihat ke panggungnya jauh sekali T_T udah kayak kutu.

Selesai show, kami keluar dan mengantri kembali di tempat pengambilan barang. Rapi, teratur dan cukup cepat untuk menangani begitu banyak orang. Salut gw sama manajemen mereka. Setelah itu kami kembali ke Hotel, sampai hotel sekitar pukul 11 malam.

Sebelum tidur kami ber4 sempet ngerumpi dulu, Selvia dan Hendy bercerita tentang Simon Cabaret yang mereka tonton, katanya cukup bagus dan menghibur. Ladyboy nya juga cantik2 melebihi kecantikan wanita asli. Baju yang digunakan ladyboy nya pun sangat glamour dan bagus. Tapi hati-hati, apabila mengajak ladyboy tersebut untuk berfoto bersama, 1 ladyboy akan meminta tips sebesar 100B. jadi kalau anda berpose dengan 3 ladyboy, siap2 aja mengeluarkan 300B. ^_^

Setelah cerita2 dan ketawa ketiwi kami memutuskan untuk tidur, istirahat dulu.. kan besok mau ke James Bond Island.

Day 4 (25 April 2015)

Hari ini kami akan ikut 1 day tour James bond island. Jemputan datang pukul 7.30 dan kami masih sedang sarapan di restaurant, untung drivernya baik namanya Mr Barry, dia mau menunggu kita sekitar 10 menit.

Kemudian kami masuk ke mobil mini van dan ternyata sudah ada 2 orang bule di dalamnya. Duh.. jadi ga enak sm si bule nungguin kita.

Mini van berangkat dan menjemput beberapa rombongan lagi di daerah Patong, setelah mobil penuh kemudian jalan menuju dermaga. Jarak dari patong menuju dermaga cukup jauh sekitar 1 jam. Bisa bobo2 dulu di jalan. Hoammm

Sampai di dermaga seperti biasa kami diberi training sedikit, lalu diberi stiker merah yang menandakan bahwa kami adalah 1 rombongan. Perjalanan kali ini kami menggunakan big boat. Kapal cukup besar memiliki 2 lantai, dan kami semua duduk di lantai atas. Angin sepoi2 menerpa selama perjalanan, asik sekaliii.

Pemberhentian pertama adalah Panak Island, disini kita akan canoeing. 1 canoe diisi oleh 2 orang dan 1 orang si abang yg mendayung. Jd kita ga perlu repot, tinggal duduk aja. Canoe ini masuk ke dalam semacam gua yang gelap. anggap saja seperti caving tetapi menggunakan canoe, seru sekaliii.. di dalamnya kami melihat sarang batman alias kelelawar, mereka sepertinya sedang tidur. Lalu keluar dari gua kami menemukan pemandangan yang indah sekali. perairan yg dikelilingi tebing. Spt pemandangan yang ada di dongeng2. #lebay #biarin

IMG_8358

silau ga bisa melek

Selesai dari Panak Island kami lanjutkan perjalanan menuju Hong Island, disini kami juga melakukan canoeing, tempat canoeingnya lebih besar dari sebelumnya. tapi gw pribadi lebih suka di Panak Island karena gua gua nya lebih keren.

Setelah selesai kami kembali ke big boat, untuk lunch. Iya lunch nya di Big boat, sambil kapal berjalan menuju James Bond Island. Makanannya enak, disediakan buah2an juga & minuman soda. Nyam

Sampai di James Bond Island, karena big boat tidak bisa merapat ke pulaunya akhirnya kami semua dipindahkan ke longtail boat. Kapal yg lebih kecil seperti perahu nelayan.

Sampai di James Bond Island, disini kami tidak bisa berenang hanya melihat2 saja, berfoto2 ria atau melihat toko2 souvenir. Waktu yang diberikan disini adalah 40 menit, lebih dari cukup menurut gw. Lalu kami kembali naik longtail boat dan pindah lagi ke big boat seperti semula.

IMG_8592

James Bond Island

Kapal melanjutkan perjalanan ke tempat terakhir yaitu Lana Island, di sini kita dapat berenang atau bermain canoe. Kami memilih bermain canoe karena kami lihat disana airnya ga gitu jernih untuk berenang sepertinya kurang pas. Kali ini kami bermain canoe sendiri tidak ditemani oleh abangnya. Karena airnya cukup tenang, jadi sangat aman untuk canoeing disini. 1 canoe diisi oleh 2 orang, gw seneng banget maen canoe, kayaknya gw cukup jago mendayung. Haha

IMG_8574

Lana Island

40 menit main Canoe ga berasa banget, kami sudah dipanggil untuk kembali ke Kapal. Dan perjalanan berakhir. Kami kembali ke dermaga dan kemudian diantar pulang kembali ke hotel masing2.

Sampai di depan hotel kami tidak menuju ke kamar, tetapi langsung menyebrang ke Pantai Karon. Karena memang sudah terlanjur setengah basah, akhirnya kami putuskan untuk berenang di pantai. Pantai karon ini sangat bersih, dengan pasir yang sangat halus, ombak sedang dan air yg cukup hangat, menurut gw ini perfect place to swimming. Kita berenang sambil melihat sunset. What a wonderful beautiful moment!! #ketagihan

Setelah sunset dan mulai gelap kita memutuskan untuk balik ke hotel, bersih2 beberes untuk siap2 hunting dinner. Sekitar pkl. 19.30 kami keluar lagi untuk melihat2 keadaan sekitar hotel sekaligus mencari tempat dinner.

Di sekitar hotel banyak yang jualan souvenir, resto juga banyak, supermarket seperti sevel juga ada. Jadi tidak akan kesulitan untuk mencari makan. Sebelum memutuskan tempat untuk dinner kami membeli jajajan disana yaitu pancake banana. Gw memilih pancake banana Nutella. Akhhh ini enakkk! Harganya 60B saja. Sedangkan Selvia memilih pancake banana cheese yang juga enak. Pancake ini kulitnya seperti kulit martabak telur tapi lebih tipis, lalu diisi banana di dalamnya. Untuk Nutella di oles diatasnya setelah matang. U must try!

IMG_8402

Pancake Banana Nutella

Lalu saya masuk ke dalam salah satu mini market dan mencoba ice cream cornetto rasa kit kat green tea. Karena gw penggemar matcha dan ini ice cream di indo ga ada, jadi harus di coba. Dan rasanya not bad.

IMG_8432

Cornetto Kit Kat Green Tea

Setelah puas jajan, kami berjalan lagi dan menemukan sebuah restoran yang kayaknya lumayan enak. Kami memutuskan untuk makan disana. Gw memesan pad thai lagi 130B, lalu memesan pizza ukuran large untuk share 200B. rasanya enak2, dan free salad =D

Setelah kenyang kami kembali ke hotel untuk istirahat. Agak sedih nih karena ini last night kita di Phuket T_T

Day 5 (26 April 2016)

Last Day.. gak berasa banget hari ini udah harus pulang, kayaknya masih berasa kurang. Hehe tapi pesawat kita malam, jadi hr ini kami akan melakukan city tour mengelilingi Phuket sekaligus mengunjungi toko2 souvenir dan makanan.

Jam 11 siang, kami selesai packing kemudian check out. Mengangkut semua koper ke dalam mini van yang kami sewa private. Kemudian kami memulai city tour kami, berikut adalah tempat2 yang kami kunjungi :

  • Karon / Kata view point

Dari tempat ini kita dapat melihat 3 pantai sekaligus. Bagus sekali.. kami hanya sebentar disini mengambil beberapa foto.

IMG_8511

Karon View Point

  • Big Buddha

Patung Buddha yang besar sekali. Berada di puncak bukit sehingga dapat terlihat walau dari kejauhan.

IMG_8522

Big Buddha

  • Wat Chalong

Terdapat beberapa temple disana, di dominasi dengan warna emas. Banyak orang berdoa disini.

IMG_8580

Wat Challong

  • Pearl Farm

Tempat menjual perhiasan dr bahan mutiara, katanya sih mutiara asli ga bakal hitam, tapi kita ga beli apa2 disini cm liat2 doank.

  • Chasew nut Factory

Jual cemilan2 dari bahan kacang mete. Ada testernya berbagai rasa, jadi bisa comot2 cobain dulu.

  • Honey Factory

Tempat menjual madu2 asli dari lebah terbaik. Karena gw penggemar madu jadi gw beli aja yang agak gede seharga 650B. katanya 100% pure madu asli.

  • Old Phuket Town

Kota tua di Phuket Town, kalau di indo agak mirip2 glodok ya. Cuma kita gak turun disini, Cuma muter2 naik mobil liat suasananya aja. At least uda pernah liat hehe

  • Tesco Lotus

Ini supermarket stand alone yg cukup besar semacam lotte atau giant di indo. Kami sengaja kesini untuk membeli es masak gulung namanya i-fruit. Dan ternyata enak banget es nya. Kalo ke Phuket harus cobain ya! Harganya yg medium 60B, large 90B.

IMG_8585

i-fruit ice cream

  • Pornthip

Ini juga toko cemilan untuk oleh2, lumayan besar tempatnya dan cukup lengkap. Gw beli snack pork enak banget 110B.

  • Madunan Souvenir

ini lebih kayak T-shirt Factory ya, banyak jual kaos2 dengan lambang gajah atau tulisan Phuket. Disini juga jual kaos HardRock dengan harga miring tapi kualitas bahan nya cukup bagus.  Pas lah buat oleh-oleh.

  • Ada 1 tempat lagi kayaknya yg kita sempet mampir tapi gw lupa.. harap maklum deh ya.

Cukup banyak dan padat jadwal city tour ini sampai2 kami tidak sempat lunch, dan waktu sudah menunjukan pukul 16.30. kami harus segera ke airport.

Sampai di airport kami check in kemudian masuk melalui imigrasi dan pengecekan seperti biasa. Perut rasanya laparrrr sekali krn belum lunch, di tempat boarding kami mencari makanan berat tp tidak ada yang jual, hanya ada snack2 saja. Akhirnya kami membeli Fried Shallot Pork alias popmie kalau di Indonesia, seharga 150B atau 60Rb. Mie rasa babi ini rasanya agak hambar, tapi ada daging pork beneran di dalamnya. Kok bs ya?? Haha.. Di airport jg disediakan dispenser air minum gratis, jadi kalau hanya ingin minum air putih, gak usa beli.

Akhirnya terdengar panggilan untuk kami segera naik pesawat. Bye Bye Phuket. Gw rasa gw jatuh cinta sama Phuket dan pantainya. Next time I will be back again. Sayonaraaa.. Khawp Khun Kha!!

 btw jalan-jalan kali ini kita juga bikin video nya, berdurasi 13 menitan. check it out!! https://youtu.be/Jw5Qtoqk4j0

Jual Kutek OPI Ori 100% dan Alat-Alat Nail Art. Murah!!! ^_^

Kali ini gw tidak menulis mengenai hasil travelling gw hehe.. tapi mau promosi ttg bisnis online yang gw jalanin. ^_^

Selain hobby jalan2 n travelling, gw jg hobby soal nail art dan membuat kuku-kuku cantik.

So… akhirnya gw pikir sekalian gw ikutan aja bisnis online yang sekarang ini sedang marak.

Gw jualan kutek yg lagi heboh n ternama yaitu O.P.I, gw jual yang 100% original terjamin . Trus gw juga jual alat2 nail artnya seperti Dotting tools, Kuas nail art, sticker kuku, stamping kuku dll

Harga yang gw jual jelas murahhhhh.. n dibawah harga Counter Resmi.

Kutek OPI

–   OPI Standar Ukuran 15 ml (ada smua jenis warna) Rp. 149,000 >>> ini kalo di Counter OPI harganya Rp. 220,000 Loh, boleh di cek langsung ke tokonya ^_^

–   OPI Mini Ukuran 3,75 ml (1 set isi 4 pcs) Rp. 235,000 >>> Nah yang ini di Counter OPI harganya Rp. 360,000

*harga belum termasuk Ongkir ya*

Soo.. jauh banget kan beda harganya?? ^_^

Berikut gw lampirin beberapa foto2nya ya :

Kiss me at midnight

Cute Chicken

Stay the night (Hitam bintik merah)

OPI Mini Brazil Rp 235,000

OPI Mini Nicki Minaj Rp 235,000

Dotting Tools Rp 45,000

Nail Brush Rp. 120,000

Sticker Kuku @ Rp. 8,000

Untuk Warna Lengkap Kutek OPInya, kamu bisa liat di Web OPI atau browsing2 dulu.. trus kasih tau gw nama warnanya. Atau follow instagram gw @nailku_shop

Hayooo di Order…

yang cewe2 bisa beli buat dipake sendiri sehari-hari maupun buat ke kondangan

Yang cowo2 bisa beliin buat pacarnya, istrinya atao mamanya bisa jadi kado juga loh! ^_^

 

Yang berminat dan mau order bisa kontek ke :

Line : Selvieyanda

BBM : 758E8244

Instagram : @nailku_shop

Bantu Promosi donk, gw akan sangat senang ^_^ Makasih yaaa…

Enjoy Tanjung Lesung…

Total dapet 9 hari libur dari kantor pas lebaran 2013 ini. Langsung gatel pengen keluyuran. i need refreshing.  Kemana yah.. kemana yah..

Akhirnya pilihan jatuh pada Tanjung Lesung, Banten. Tadinya sempet kepikiran pengen ke Lombok *NorakBelomPernahKeLombok. Tapi niat diurungkan karena bbrp hal.. akhirnya cari yang deket2 aja deh, yg bs dijangkau pake mobil. Kita pergi tgl 3 – 6 Agustus 2013, 4 hari 3 malam.

Tanjung Lesung lumayan jauh dari Jakarta, sekitar 4,5 – 5 jam pake Mobil. Berbekal pengetahuan gw kalo disana tempat makannya ga ada yang buka (maklum masih puasa), akhirnya gw memutuskan untuk belanja ke carefour sebelum berangkat, jadi lah kita ngeborong mie2 instan, nugget, gas kecil buat masak, bbrp bumbu dapur, sm air mineral *ga boleh sebut merk.

Tanjung Lesung berada sekitar 2 jam dari Anyer, lokasinya agak di pelosok gitu, mungkin hal ini yang bikin Tanjung Lesung gak setenar Anyer. Gw pribadi sih lebih suka Tanjung Lesung dibanding Anyer, selain kesannya lebih private, pantainya pun masih bersih. Villa disana pun hanya ada beberapa komplek, antara lain Villa Kalica dan Tanjung Lesung beach hotel. Jadi suasana private nya berasa banget.

Gw nginep di Tanjung Lesung Beach Hotel, booking via agoda.com. Type Lobster, untuk 3 malem kita kena 2.5jt. jadi permalamnya sekitar Rp. 800,000an. Cottagenya lumayanlah, cukup nyaman dan bersih. Cuma karena ini adalah type cottage yang paling kecil, jadi tidak ada dapur,  jadilah kita masaknya di belakang deket WC. =D

Cottagenya tidak langsung menghadap pantai, tetapi di design menghadap taman2, cukup asri dan hijau dimana2. Di sini kita dikasih voucher untuk sewa sepeda selama 1 jam perhari, sepeda bisa kita pakai untuk keliling komplek villa, menyusuri selasar pinggir pantai sampai bermain ke pantai bodur (sekitar 10 menit dari villa pake sepeda).

Tanjung Lesung Beach Hotel dilengkapi dengan kolam renang menghadap pantai, jarang2 berenang bisa ngadep ke laut. Cukup bagus n merupakan pemandangan yang langka. Restorannya pun punya view yang bagus, dengan breakfast sekelas hotel bintang 4, bagi gw sih cukup okelah.

Karena Lokasinya agak terpencil, jadi kita akan bener2 enjoy menikmati fasilitas di hotel dan juga bermain di pantai dekat hotel. Karena apabila ingin keluar komplek villa / menuju gerbang pintu masuk Tanjung Lesung itu jaraknya cukup jauh. Dan butuh sekitar 15 -20 menitan menggunakan mobil untuk mencapai pasar / indomaret terdekat.

Gw sarankan bagi yang mau stay disana, untuk bisa bawa bahan makanan dan masak sendiri saja di cottage. Soalnya restoran yang ada hanyalah restoran hotel, yang tentunya harganya akan menguras kantong apabila setiap makan selalu disana *ini sih menurut gw ya. =D Dan sepenglihatan gw tidak ada restoran atau tempat makan lain yang buka di sekitar Tanjung Lesung.

Disana kita juga bisa bermain water sport seperti banana boat, jetski, kano dll.. yang tentunya akan dikenakan biaya lagi, atau hanya sekedar minum es kelapa batok di pinggir pantai sambil menunggu matahari terbenam seperti saya. ^_^

Tempat ini cukup recommended buat temen2 yang suka pantai, tapi ga mau jauh2 dari Jakarta.. Ayo datang saja ke Tanjung Lesung ^_^

Berikut beberapa foto yang gw sempet ambil disana.. check it out!!

IMG_3295

IMG_3319

IMG_3327

IMG_3330

IMG_3345

IMG_3369

IMG_3389

IMG_3396

IMG_3794

IMG_3970

Jelajah Pulau Pari, Pulau Seribu (^_^)/

Entah mengapa kayaknya Pulau Tidung lebih terkenal dan sering terdengar dari pada Pulau Pari. Padahal Pulau Pari gak kalah asiknya sama Tidung, mari simak jalan2 gw ke Pari minggu lalu.

Kita pergi ke Pari ber 10, terdiri dari 9 cowo centil dan saya cewe cantik nan imut sendiri. *berasa bidadari di sarang penyamun. =P sebenernya kita berencana untuk ke Phuket, tapi menunggu promo tiket yang tak kunjung datang, akhirnya cari alternative, dan pilihan jatuh kepada Pulau Pari. (agak jomplang ya dari Phuket ke Pari)

Pulau Pari ini adalah Pulau ke 4 yang pernah gw datengin di Pulau Seribu, sebelumnya gw pernah ke Tidung, Ayer dan Onrust. Kita pergi ke Pulau Pari hari Sabtu – Minggu (20-21 April 2013), lokasinya ga terlalu jauh dari Pelabuhan Angke, Cuma 2 jam saja menggunakan kapal nelayan.

Berbekal badan yang kurang vit alias ga enak badan, akhirnya gw tetep pergi juga kesana, berharap gw tetep bisa enjoy jalan2 kali ini.

Kita Booking Travel ke Pari utk 10 orang kira2 sebulan sebelumnya, paket Tour untuk 10 orang atau lebih dikenakan biaya 310Rb/orang. Apabila jumlah rombongan yang pergi lebih sedikit dari 10 orang, dikenakan 340rb/orang. Jadi ya intinya, makin banyak yang pergi akan makin murah.

Biaya tersebut sudah termasuk kapal Angke-Pari-Angke, penginapan utk 1 malam (di rumah penduduk), makan 3 kali, BBQ, perahu untuk snorkeling, alat snorkeling, foto under water, sewa sepeda, dan guide. Pokoknya kita trima beres deh.

Hari pertama

Pkl 6.30 Pagi kita sudah diharuskan berkumpul di angke, ketemuan sama orang tournya, terus kita disuruh naik perahu. Disana perahunya banyak, dengan berbagai tujuan pulau, jadi ati-ati jangan sampai salah jurusan. Kita masuk ke kapal dgn tujuan P. Pari dan P. Pramuka, dan untung kapalnya belum terlalu penuh, akhirnya kita milih untuk duduk di lantai 2 krn kita pikir di lt bawah pasti panas deket mesin.

Kapalnya ga pake bangku, semua sistem lesehan, jadi yah agak2 kurang teratur gitu deh. Kita nunggu di kapal skitar 45 menit, jam 7.30 kapalnya baru berangkat. Lama juga yah… -_-

Kondisi Kapal otw Pulau Pari

Akhirnya kapal berangkat, baru skitar 15 menit jalan, tiba2 ada kapal sebelah mogok, katanya kipasnya ga berfungsi atau gmn gitu, kapal itu jg penuh penumpang. Akhirnya kapten kapal kita berbaik hati buat Derek kapal tersebut,, okelah, makin lama deh ni nyampenya.

Sampai di Pulau Pari sekitar jam 10 an, kita langsung disambut oleh guide kita disana namanya Mas Asnawi, dia memang tinggal di Pulau Pari, kerjaannya slain jadi guide, dia juga ngejagain pulau2 kecil disekitar Pulau Pari, supaya bersih n ga hanyut.

Mas Asnawi bawain kita welcome drink yg ternyata adalah es kelapa, lumayan lah seger ditengah panasnya terik matahari n maboknya naik kapal tadi. Trus kita dikasih sepeda satu-satu utk menuju ke penginapan.

otw ke penginapan

Sampai dipenginapan, sudah kebayang sebelumnya kalau gw akan nginep dirumah penduduk (*pengalaman pas di Tidung). Rumahnya std banget sih, agak remang2 gitu, tp untungnya ada AC. Rumahnya ada 2 kamar, 2 WC, ada ruang tengahnya jg, TV, 2 AC (tapi yang 1 nya rusak), dan 3 kipas angin. Lumayanlah, tp yang gw sebel, disini banyak kucingnya, n agak kurang bersih.

Taro barang bawaan, istirahat bentar.. trus kita diajak ke Pantai Lipi, ga jauh dari penginapan, cm 5 menit naik sepeda. cukup bagus, cukup bening, banyak bintang lautnya. Kita main-main bentar trus poto2. btw Knp ya pantai disini ga ada ombaknya sama skali?

pantai lipi

on action @ pantai lipi

Balik lagi ke penginapan, waktunya makan siang…

Abis lunch kita langsung di ajak utk snorkeling. *Wew apa jadinya kulit gw snorkeling siang bolong bgini.. pake sunblock banyak2, brangkatlah kita ke dermaga. Parkir sepeda di dermaga trus lanjut naek perahu menuju tempat snorkeling, ternyata jauh juga ya mungkin hampir sejam dari P Pari.

beberapa spot cukup bening

Budi n Me

9 cowo centil udah ga sabar pengen nyemplung, sedangkan gw masih bingung mau nyebur apa gak ya, secara pala uda brasa nyut2an sebelum nyemplung.

Akhirnya 9 cowo centil nyemplung, dan gw masih diatas perahu.. gw motoin mereka dari atas perahu. 20 menit kemudian akhirnya gw nyebur jg, gara2 mikir sayang banget nih gw uda nyampe sini masa ga nyebur. =D satu-satu kita dipotoin sama mas nya pake kamera under water, seru ^_^ n kalo gw liat2, kayaknya kita snorkeling di kedalaman 3-4 meteran, dibawah kita banyak ikan dan juga karang yang beberapa bs kita pijak, ati2 kakinya lecet yah.. soalnya gw milih ga pake kaki katak yang dikasih sama mas nya gara2 ribet n berat.

10 menit kemudian, gw merasa pala gw makin nyut2an dan gw milih utk naik ke perahu. Nungguin tu cowo2 yg kyknya ga ada puas2nya buat berendem2 di tengah laut. =D

Kelar snorkeling kita diajak ke pulau tak berpenghuni deket situ, ada 2 pulau yaitu Pulau Tikus dan Pulau Burung. Krn udah agak sore jadi kita Cuma boleh pilih salah satu, dan akhirnya kita ke pulau tikus. Pulaunya kosong, cukup bagus sih, tapi ada beberapa spot yang banyak sampah dan ranting-ranting kayu, sayang banget.

Pulau Tikus

pantai @ pulau tikus

Balik ke pulau pari skitar jam 5 sore, nyampe dermaga para cowo centil uda kelaperan gr2 kebanyakan berendem, akhirnya kita mampir diwarung kecil deket dermaga buat makan indomie n bakso. Selesai makan kita langsung buru2 ke pantai lipi buat liat sunset, ngebut dikit deh naek sepedanya takut ga kburu liat sunset.

sunset @ lipi beach

sunset @ lipi beach

narsis ^^

Kelar liat sunset, kita balik ke penginapan, trus makan malam. Kelar makan malem kita langsung diajak ke Pantai Pasir Perawan buat BBQan di pinggir laut. Im so excited!

Hari Kedua                    

Pagi ini rencananya kita mau liat sunrise di deket dermaga, tapi gara2 dari subuh hujan gede, jadi kita berpikir ga bakalan ada sunrise dan kita milih tetap melanjutkan tidur sampe agak siang. *EmangDasarKebo

Kita diajak balik lagi ke Pantai Pasir Perawan, karena kemaren kesananya malem n gak keliatan pantainya kayak apa. Jadi kita balik lagi pagi ini kesana.

Mas Asnawi + 6 orang temen gw pergi duluan kesana. Sedangkan Gw, Chris, Brisma n Afoe milih nyantai di penginapan dulu, minum teh manis anget sambil ngrumpi2 ktawa ktiwi.

Agak siangan kita nyusul ke pantai pasir perawan. Kata orang2 di Pulau Pari itu yang jadi andalan yah pantai pasir perawan ini. Masuknya per orang bayar Rp. 3,500.

Cukup bagus, ga rame2 amat, dan kita bisa naik perahu kelilingin pantainya. 1 perahu 35rb dan bisa dinaikin 3 orang. Sebenernya sih katanya bisa dayung sendiri, tapi kata mas nya nanti kl dayung sndiri jadi lama. Pantai disini juga ga ada ombak sama skali, pantainya tenang banget. Mnurut gw sih ga asik buat berenang kl ga ada ombaknya.

pantai pasir perawan

pantai pasir perawan, pulau pari

gerbang depan

Poto-poto sampai puas, minum es kelapa batok, maen kartu, ketawa ketiwi, balik deh ke penginapan.

Makan siang dipenginapan, siap2 balik ke Jakarta krn kapal kita harus berangkat jam 12 siang menuju Angke. Bye2 Pari Island ^_^

Nyampe kos, gw bener2 cape, langsung drop n besoknya ga masuk kantor (-_-) ga enak badan, leher sakit, suara ilang tapi hati senang.. hihi

Tengkiu buat bro bro centil yang sudah meramaikan weekend saia. ^_^ Thanks jg buat Mas Asnawi yang udah nganterin kita kemana2 pas disana.

Jalan jalan Bangkok – Pattaya (15-19 Maret 13)

Bermodalkan tiket promo buy 1 get 1 dari Tiger dan sisa cuti 5 hari dari kantor yang kalo ga dipake bakal gosong, akhirnya berangkatlah gw ke Bangkok. Yeyyy… mari ngebolang!! Gw berangkat ber2 sm @Chis_vi , kita berdua ga tau apa2 soal Bangkok, cuma modal browsing sana sini, book hotel via booking.com jadilah kita pergi dengan pedenya.

Berangkat dari terminal 3 Soeta jam 7.20 am, perjalanan sekitar 3.5 jam, nyampelah kita jam 10.55 di Suvarnabhumi Airport Bangkok. Airportnya bagus n besar, petunjuknyapun cukup jelas. Jangan lupa ambil map di bagian information, krn map ini kepake banget pas keliling Bangkok.

Dr airpot ke hotel, biar murah kita naik ARL aja. Disana ARLnya ada 2 macam. Yang 1 express line, yang ga berenti di stiap stasiun, cuma berenti di stasiun paling ujung yaitu Phaya Tai stasion, waktu tempuh lebih cepet, harganyapun lebih mahal.

Sedangkan gw naik ARL yang namanya City Line, ARL ini berenti di stiap stasiun. Karena gw harus turun di Ratchaprapop Station yg paling deket sm hotel.

Dari tempat imigrasi kita harus turun ke lt B, karena ARLnya ada disana, sebelum turun ke lt B, gw liat banyak stan simcard yg jual nomor Bangkok skalian bisa aktifin BB selama kita disana. Jadilah kita mampir utk beli simcard, krn si Chis hrs aktifin BBnya buat jualan online, sdgkan gw milih ga aktifin BB dgn bbrp alasan, akhirnya kita pilih DTAC, harganya kalo ga salah inget 499B unlimited buat 7 hari n dapet pulsa juga 100B.

Lanjut turun ke lt B, nyariin City Line ada dimana. akhirnya nemu, jangan sampe salah masuk ke yg express ya..

Dr Suvarnabhumi ke Ratchaprapop stasion gw hrus bayar 40B per orang (Rp 13,500), harganya beda2 tergantung jauh deketnya stasiun yang dituju. Tiketnya berupa koin, bisa beli di mesin atau loket. Pas masuk cukup di tab aja di alat scannya, simpen jangan sampe ilang, karena pas nyampe distasiun yg dituju, kita harus masukin koin itu lagi di alat scan keluar stasiun.

City line

Gw nginep di Siam Star Hotel, suka banget sama lokasinya karena deket sm ARL Ratchaprapop, cm jalan kaki 5 menit, deket juga sama tempat2 belanja cuma 10 menit jalan kaki. Hotelnya murah, cukup nyaman, bersih n orangnya bs bhs inggris. horeee.hihi.. Ada AC, hot water, bathtub, TV, tp tanpa breakfast ya. Gw 4 malem habis 3,349B (Rp 1,130,000) jadi semalem Cuma Rp. 280,000. 

Siam Star Hotel Bangkok

Siam Star Hotel Bangkok

IMG02466-20130315-1331

Hari Pertama 

Karena gw pergi kesana dengan koper kosong cuma bawa baju 1 stel, akhirnya kita memutuskan untuk pergi ke Platinum buat shopping n beli baju buat kita pake besok2. Gw sarankan buat yg mau ke Bangkok n niatnya belanja, jangan bawa baju dari jkt, mending beli disana ajah, drpd menuh2in koper pas pulangnya. Disana super duper murahhhh… jalan kaki dr hotel ke platinum sekitar 10 menit.

– Platinum

Tempat belanja yang mirip mangga dua, kualitas bajunya lumayan bagus n bisa ditawar, apalagi kalo beli grosiran harga bs turun lagi, kl bisa compare ke toko2 sebelahnya, krn mereka kasih harga bs beda2 dengan barang yg sama. Banyak dress, baju2 cowo, topi2 keren, sampe boots2 korea dan smuanya murahhhh (tentunya dibanding di Indo =D) *gw langsung merasa selama ini tertipu sm enci2 mangdu wkwk

Disini kita jg sempet nyemil, gw beli mango sticky rice yang tersohor itu, harganya 110B. klo beli di Chatucak padahal cm 60B. enak n wajib dicoba.

– Central World & i-setan

Dari platinum ke central world gw juga jalan kaki, central world ini lebih kyk mall, ada zara, CK, pull n bear dll dll toko2 yang di CP kayaknya ada disini hehe.. tapi utk brg branded mendingan jangan beli di Bangkok deh, krn harganya jauh lebih mahal dr di Indo, kaos pull n bear yang gw mao aja bisa lebih mahal 80rb dr di Indo. Malesin..

– Siam paragon

Jalan kaki juga dari Central World ke Siam Paragon, karena mallnya sebelahan. Mallnya lebih gede daripada central world. Siam Paragon ini mirip kayak PI / GI nya Indo kali ya, kalo mau cari yang branded2 yah disini.. Banyak ketemu anak2 muda Bangkok yang gayanya ala boyband2 gitu pada nongkrong disini. Kl ga mau jalan kaki, ke Siam Paragon juga bisa naik BTS, turun di BTS Siam.

Pulangnya kita jalan kaki lagi nyampe hotel dengan segambreng tentengan ditangan. Hasilnya pegel tak terkira, padahal baru hari pertama.

Hari kedua

– Chatucak

Hari ini hari sabtu, waktunya ke Chatucak!! Yahh karena chatucak cuma buka di hari sabtu dan minggu, jadi kita harus mampir kesini.

Caranya ke chatucak : Naik ARL dulu dari stasiun Ratchaprapop turun di Stasiun Phaya tai (tiketnya 15B), Phaya tai ini terkoneksi sama jalur BTS, jadi transit aja langsung beli tiket lagi menuju BTS Mo Chit (Phaya tai – Mo chit 30B). keluar dari BTS Mo Chit udah langsung keliatan keramaian2 orang jualan, jalan kaki ajah, nyampe deh di chatucak. (gw lampirin rute ARL, MRT, BTS disana, kalo ga jelas tanya gw ajah) =D

Rute, ARL, BTS, MRT

Jalan ke Chatucak

Chatucak itu gede bangettttttt, gw rada bingung keluarnya disebelah mana. Btw bisa ambil peta chatucak di bagian informasi. Dagangan yang dijual juga macem2 banget, dr mulai baju, accessories, barang2 rumah tangga, kulineran, dll dll.. jangan lupa ilmu mangga duanya di keluarin ya, tawar!! Btw ga smua yang jualan bisa bahasa inggris.. jadi yah siap2 pake bahasa tarzan, tunjuk2, tawar aja pake kalkulator haha

Puas keliling chatucak, akhirnya kita mutusin balik hotel, lagi-lagi dengan tentengan segambreng.. taro belanjaan di hotel, mandi, trus kita cari refleksi secara kaki bener2 uda mo copot, drpd jalannya ngesot.. Refleksi sejam 200B (Rp 65,000). Murahan di Nano ya Cuma Rp 50,000 wkwk… lotionnya di Bangkok pedes banget, berasa di pijet pake balsem. But not bad… pegelnya ga ilang sih, tp mendinganlah.

Hari Ketiga

Waktunya jalan-jalannnn….

–  Grand Palace

Tempat wisata terkenal di Bangkok, isinya kayak candi2 gitu, baguss.. tiket masuknya 500B. Tutup jam 3 sore, jadi kalau mau kesini jangan kesiangan. Masuk kesini harus berpakaian sopan, ga boleh clana pendek, rok pendek, n semua yg pendek2.hehe… gw saranin buat bawa payung atao topi, karena panasnya ujubile banget dah.

Caranya ke Grand Palace : naik ARL dulu dari stasiun Ratchaprapop turun di Stasiun Phaya tai (tiketnya 15B), Phaya tai ini terkoneksi sama jalur BTS, jadi transit aja beli tiket lagi menuju BTS Saphan Taksin (Phaya tai – Saphan Taksin 35B). naik BTS dari Phaya tai terus turun di BTS Siam (transit doank di Siam ganti kereta), trus naik yang menuju BTS Saphan Taksin. Keluar dr BTS Saphan Taksin, kita langsung liat sungai dan banyak boat2. Beli tiket boat di loket, bilang mau ke N9 (Dermaga yang paling deket sama pintu masuk Grand Palace) harganya 40B. Nyampe di N9 jalan kaki aja menuju Grand Palace, deket kok.

Boat ke Grand Palace

Gerbang Masuk Grand Palace

Grand Palace

Grand Palace

– Wat Pho

Dari Grand Palace ke wat pho sebenernya bisa jalan kaki 20 menitan, Cuma karena panas banget, keringetan, rambut lepek n pala nyut2an, kita lebih milih naik tuk-tuk. Sebelumnya kita sempet nanya sama tukang jualan kipas dipinggir jalan, secara kita takut ditipu sm tukang tuk-tuk.

Versi indo : “Mas, kl kita mo naik tuk-tuk dr sini ke wat pho brapaan ya?” si Masnya: “80 sampe 100 baht lah neng” gw: “ohh oke mas, haturnuhun”

Jadilah kita jegat tuk-tuk… *lambai2 tangan, anggep aja jegat bajaj. Berentilah itu tuk2 depan kita.

Gw : “go to wat pho, how much?”

Abang tuk-tuk : “fifty”

Gw : “Seventy”

Jadilah si abangnya bengong, dia kasih harga 50, kenapa gw nawarnya 70 ya.. bae amat gw wkwk suer gw ga denger penawaran dia yang pertama. Gw cuma ngacu sama info dari si abang tukang kipas yang td bilang 80. Resee Hahaha

Tiket masuk wat pho 100B, banyak kayak candi2 gitu di dalemnya, trus ada Buddha tidur lapis emas yang gedeeeeee banget. Disini dapet gratis air minum, Caranya tuker kupon ajah. Poto-poto ampe puas, cabut deh.

naik tuk - tuk

Wat Pho

Wat Pho

Tadinya kita mau ke Wat Arun yang lokasinya ada di sebrang Wat Pho, Cuma tinggal nyebrang naik boat bayar 3B sajah, tp kita mengurungkan niat tersebut karena kita lebih memilih ke Asiatique (tempat nongkrong n belanja deket situ). Dari sini gw menyimpulkan kalo gw lebih suka mall dibanding candi2an. Hahaha

–   Asiatique

Dari wat pho ke Asiatique gampang banget. Dari what pho kita naik boat lagi turun di dermaga saphan taksin tadi (tempat pertama kita naik boat), terus tuker boat, karena disana ada boat khusus dan gratis yang akan mengantar kita ke asiatique.

Asiatique buka jam 5 sore sampai tengah malem, tempatnya bagus n cukup romantis sih menurut gw. Banyak café dan toko2, tp harga barang2nya cukup mahal. Tempat ini mirip sama Clarke Quay nya Singapore. Okelah buat dikunjungin. Pulangnya jangan kemaleman, pastikan free boat yang menuju BTS Saphan Taksinnya masih ada. Kalo gak yahh alamat naik taksi deh.

Free Boat to Asiatique

Asiatique

toko - toko di asiatique

asiatique

Hari keempat

Pattaya I’m coming….!!!

Hari ini kita ke Pattaya, pattaya itu sekitar 1.5 – 2 jam dari Bangkok. Biar ga ribet akhirnya gw sewa mobil + driver buat kesana seharian. Seminggu sebelom kesana gw BBMan sama Mr. Nico yang punya rental Car disana, Mr. Nico orang Bangkok dan ternyata bisa ngomong bhs indo. Dia kasih gw harga 3,500B (Rp 1,190,000) untuk 12 Jam include driver, bensin, dan Tol. Kalo lewat bakal di cas lagi 250B/jam. ini Kontek nya Mr. Nico : +66890687850, pin bb : 2703F020

Kita minta dijemput jam 10 pagi di hotel, ternyata yang jemput namanya Mr. Neung, orangnya baik banget n untungnya dia bisa bhs inggris. Ternyata mobil nya gede banget kyk Van gitu, bisa muat 11 orang dan kita cuma 4 orang. Bisa selonjoran donk hihi

Gw sama Chis jalan dari hotel, kita jemput 2 temen kita lagi yang beda hotel sama kita. Langsung otw Pattaya. Lewat tol, nengok kanan kiri.. kok berasa di Cipularang ya, kayak mau ke Bandung =D

–  Mini Siam

Tempat pertama yang kita kunjungin di Pattaya adalah mini siam. Tiket masuknya 300B. tapi karena yang beliin itu si Mr Neung, kita jadi dapet diskon deh cuma 250B aja. Makasih loh Mr Neung..

Mini siam ini isinya bangunan terkenal dr seluruh Negara dan semuanya dibikin versi mini, lumayanlah lucu,, ada prambanan juga loh ternyata.

Mini Siam

Panas banget

Mini siam

Mini siam

– Supermarket xxxxxxx (gw lupa namanya)

Isinya supermarket gitu kayak giant di indo, trus ada foodcourtnya yang jualan banyak makanan Thailand, n kita lunch disini. Sayang gw lupa namanya apaan…

– Central Pattaya & Pattaya Beach

Mall paling top di Pattaya, lokasinya persis di depan pantainya Pattaya. Kita sempet kelilingin mallnya, terus nyebrang ke pantainya. Menurut gw Pattaya beach itu mirip kuta Bali. Ramee, banyak yang jualan, banyak bule. Ada tukang tato2nya juga, bisa main jet ski, parasailing dll. Kita sih ga maen, cm duduk2 aja dipinggir pantai. Banyak bangku dipinggir pantai, tapi didudukin bayar loh 30B.

Central Pattaya

Pattaya

Pattaya Beach

–  Mountain

Disebutnya mountain, padahal ga tinggi2 amat. Cuma dari sini kita bisa liat sunset n pemandangan diseluruh Pattaya. Kereennn…

Nice View

View from mountain

–  Dinner at xxxxxxxxx resto (lagi-lagi gw ga tau namanya)

Resto ini hasil rekomendasi Mr Neung, emang bagus sih, rameeee banget, mirip sama jimbaran Bali. Pas banget dipinggir pantai, outdoor tapi ga langsung diatas pasir. Makanannya seafood, n ga mahal2 banget, ber4 cuma abis 1500B (Rp 520,000) tapi pelayannya ga bisa bahasa inggris, jadilah kita cuma nunjuk2 gambar. N Sayangnya gw ga tau nama restonya, karena semua ditulis pake huruf Thailand. 

Restonya

Sebenernya ada beberapa tempat lagi yang harusnya dikunjungin di Pattaya, Cuma kita ga sempet.

1. Floating marketnya pattaya (pasar terapung), jalan2 di sekitarnya bayar 200B, kl mau naik perahunya bayar 600B. kayaknya sih banyak orang yang jualan n kulineran.

2. Nongnoch village, disini ktnya bisa nonton tarian tradisional Thailand, elephant show, n ada taman bunga. Kita ga kesini, slain ga sempet, kita pikir klo mo nonton gajah di Taman Safari puncak aja deh, gajahnya juga pinter2. =P

3. Alcazar show, Nonton Shownya ladyboy2. Katanya sih bagus banget, Cuma gw ga tertarik ah, takut berasa kesaing. Haha..

Hari Kelima

Hari terakhir di Bangkok, tapi pesawat kita malem jadi masih sempet keliling lagi. Kita packing, check out pagi-pagi, timbang barang di hotel, mau di pas2in sama bagasi yang kita pesen, biar ga nombok. =D

Ternyata masih bisa 5 kiloan lagi.. ehmmm beli apa lagi ya gw *ga ada puas2nya belanja haha

– Pratunam Market

Kayaknya gw salah nih, kenapa hari terakhir baru ke pratunam market!!! Harusnya hari pertama gw kesininya. Gw yakin banget ini adalah pasar yang dijadikan tempat belanja buat smua online shop di indo, sekaligus enci2 mangga dua n pasar baru. Harganya murah ajegileeee… lebih murah dari Platinum, padahal gw pikir platinum itu udah murah *emang gw mudah ditipu. Haha

Gw sempet liat beberapa barang yang udah gw beli sebelomnya, dan ternyata disini lebih murah, ya udahla, daripada makin keliling gw makin frustasi, mendingan gw keluar aja cari makanan. Gw makan, dan beli jajanan yang menurut gw aneh2, cobain ini itu dan smuanya enakkkkkk n murah!

– MBK

Naek tuk – tuk aja deh ke MBK, hari terakhir uda males ngebolang, tenaga uda abis, skalian ngejar waktu. Naek tuk-tuk 80B aja.

MBK menurut gw mirip itc sih, ga bagus2 amat, masih lebih enak platinum kl buat belanja baju, mungkin di MBK ini buat belanja oleh2, accessories, makanan, n snack buat dibawa ke indo.

– Platinum

Ke Platinum lagi deh terakhir, naik tuk-tuk dari MBK ke Platinum 100B. ketemuan sama temen yang punya online shop baju2 cowo n lagi heboh belanja disana, trus lunch bareng sambil cerita2.

Udah sore, buru-buru ke hotel buat ambil koper yang kita titipin tadi pagi, langsung otw airport. Gini nih enaknya hotel deket ARL, ga cape2 amat gerek koper berat gitu. Naik dari Stasiun Ratchaprapop turun di Stasiun Suvarnabhumi. Naik sampai lt 4 ke bagian keberangkatan, airportnya gede, rapih dan teratur.

Bye-bye Bangkok.. laen kali gw pasti balik lagi kesana.. ^_^

Outing Puncak

Udah lama kayaknya ga ke puncak, blakangan ini malah ke Bandung mulu bukan ke Puncak. Pdhl dulu sering banget ke green apple.. =P

Kemaren akhirnya gw kesana, ini juga gara2 ikut outing bareng temen2 gereja gw. Jadi gw itu baru bergabung dengan sebuah komsel anak2 muda, kita nyebutnya “date”. Date ini dari gereja gw di JPCC, jadi kita ngumpul n sharing2 bareng gitu tiap minggunya.

Tadinya gw bingung sih mau ikut ke puncak atao ga, soale blom terlalu kenal sama orang2nya.. saia kan pemalu.. =P tapi akhirnya gw ikut aja deh.

Kita pergi hr sabtu pagi, sebelum berangkat kita cari sarapan dulu di daerah Tanjung Duren Grogol.

Mampirlah kita ke Bakmi Asui, alamatnya di Tanjung duren IIIe no 234. Buset deh ni tukang bakmi rameeeeee banget, yg ngantri aja panjang bgtttt.. emang enak sih bakminya, bakminya rada gede2 gitu trus pake dagingnya ayam kampung, kuahnya disajikan terpisah pake daun selada. 1 porsi harganya 20Rb. n isinya banyakkk, 1 mangkok penuh. Sayangnya tempatnya agak panas jadinya pengap, bolehlah kalo kesana bawa kipas dr rumah.. =P

Selesai sarapan langsung otw puncak, kita pergi ber13. Nginep semalem disana, nginepnya di deket green apple. Sekarang puncak udah ga terlalu dingin ya, udaranya adem2 gitu sih emang, tapi udah ga sedingin dulu. Cuma airnya masih tetep dingin, berasa mandi pake aer es. Bbrrrr…..

Pas di puncak itu kita sempet pergi ke beberapa tempat

  1. Cimory, kita ke Cimory yang baru namanya Cimory riverside. Cabang yang ini lebih gede, parkirnya lebih gampang, design restonya bagus, n pemadangannya langsung ke sungai yg ada di belakang resto. Bagus deh… ^^

 

  1. Kota Bunga. Komplek villa yg design vila2nya pake tema negara2, kyk jepang, eropa, dll dll… Sepi ya sekarang kota bunga, atao mang krn lagi ga musim liburan. ntahlah, Cuma prasaan makin sepi aja tu tempat, villa2nya jg byk yg kyk terlantar gitu. Villa2 disana juga bs disewa, mungkin kisaran 1 jutaan/malam. Tergantung kondisi villa dan jumlah kamar kayaknya. Kita disini ga ngapa2in, Cuma liat2 n foto2 aja. abis ga bisa ngapa2in juga sih, ga ada apa2an. =D
  1. Taman Bunga Nusantara di daerah cipanas, ini pertama kalinya gw kesana. Tiket masuk per orang Rp. 25.000,- parkir mobil Rp. 10.000,- Pas kita kesana kayaknya lagi sepi deh, justru enak sih, karena sepi jadi gampang foto2nya.. =P

Tempatnya cukup bagus, intinya sih emang taman yg dipenuhi bunga2 gitu. landscape gardennya oke, design penataan tanamannya juga bagus. sejauh mata memandang liat bunga warna warni tuh kesannya ademmmm bangett. Cuma denah siteplannya ga jelas. Denahnya yg ga akurat atao gw yg oon bacanya, ga tau deh =P

Kmrn gw liat bbrp pasangan yg lagi foto prewed. Emang cukup oke sih tempatnya buat hunting, tinggal pinter2 cari spot yg bagus =D

Kita ber13 pun udah kayak foto prewed haha.. tiap beberapa meter berenti poto, jalan dikit poto, jalan dikit poto. cocok deh nih sesama para narsis kl jalan2 bareng =P. n untungnya ada 2 orang yg suka moto, jadi klop deh tuh =D  ini beberapa foto pas disana :

 

Pulang ke villa kita shabu2 sampe malem trus ngrumpi2 sampe pagi. =D

Besoknya balik Jakarta, kita langsung ke gereja, pulang gereja kita dinner bareng, kita dinner di Iga Iting daerah Sarinah Thamrin, pas sebelahnya Hongkong Café. Menunya tentu iga, tp ada ayam n buntut juga. Rasanya lumayanlah. kmrn gw makan total2 abis 50rban.

Ga sempet foto makanannya soale uda kburu laper n ngantuk banget.. =D silahkan dikunjungi aja ya sndiri, cobain langsung^^

Intinya weekend ini gw seneng, walopun capenya masih berasa ampe skrg. Hehe.. banyak hal yang gw bs dapet dr temen2 baru gw,, latar belakang yg berbeda, karakter yg beda2 pula. Its nice…

Previous Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 964 other followers